BTemplates.com

DAFTAR MENU

Tampilkan postingan dengan label Budidaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2022

Heri Purwanto : Sebagai Narasumber Dalam Pengenalan dan Budidaya Tanaman Pangan di Daerah Lamongan Jawa Timur.

 1. Materi Pelatihan Manajemen Tanaman Padi.


2. Materi Pelatihan Manajemen Tanaman Jagung - Seri 1

3.Manajemen Tanaman Jagung - Seri 2

 

4. Pelatihan Budidaya Talas Jepang Satoimo Tahun 2021.

 

INFO LANJUT 

AGRO MAS NUSANTARA

Lamongan - Jawa Timur.

Telp / WA. 085 330 85 4216

Mengenal Padi Penghasil Beras Premium di Lamongan Jawa Timur : Padi Mentik Wangi Susu Sehat.

Berikut Video Gambaran Sekilas Padi Sehat Mentik Wangi Susu yang dibudidayakan di Lahan Deusun Sembung Desa Sidomulyo Kec Mantup Kab Lamongan Jawa Timur.

Pemilik Lahan : Agro Mas Nusantara  -- Lamongan - Jawa Timur.

Beras organik mentik susu yang dikembangkan Agro Mas Nusantara , salah satunya adalah jenis beras mentik susu sehat . Mentik susu ini bentuknya lebih mendekati ke bentuk ketan putih. Sedangkan perbedaan utamanya dengan ketan, adalah beras organik menthik susu ini lebih pendek/bulat daripada ketan putih. Seperti halnya ketan, beras mentik susu ini lebih pulen, akan tetapi tingkat pulen/lengketnya masih lebih bagus ketan. Kandungan gizi dari beras mentik susu untuk kadar lemak adalah sekitar 0,91 dan karbohidrat adalah 77,78.

Info lanjut Untuk Pemesanan Beras Mentik Wangi Susu :

Heri Purwanto - Agro Mas Nusantara

Telp / Wa. 085 330 85 4216

Lamongan - Jawa Timur.

Kamis, 10 Maret 2022

Menyediakan Umbi Bibit Talas Jepang Satoimo Siap Semai di Lamongan Jawa Timur

Kami Menyediakan Umbi Bibit Talas Jepang Satoimo Siap Semai. Berikut beberapa gambaran sekilas terkait pembibitan talas jepang satoimo yang kami kembangkan sejak tahun 2015 di daerah Kabupeten Lamongan Propinsi Jawa Timur. 

Link Channel youtube resmi kami adalah Channel : Petani Agro Mas 

Kontak Kami ( Telp / Wa ) adalah : 085 330 85 4216

 

 Gambaran detail terkait Talas Jepang Satoimo , 

Silahkan disimak pada beberapa video dibawah ini :

 

Kamis, 07 Januari 2021

Cara Membedakan Talas Jepang Satoimo dengan Jenis Talas Lainnya.

Talas Jepang (Colocasia esculenta var. antiquorum) atau yang dikenal sebagai satoimo (Jepang) merupakan komoditas pangan alternatif yang mulai popular dikembangkan di Indonesia karena memiliki nilai dan prospek ekonomi yang cukup bagus, khususnya sebagai bahan pangan dan komoditas ekspor ke Negara Jepang. 

Heri Purwanto Bersama Umbi Bibit Talas Jepang Satoimo Yang Siap Semai di Lahan.

Secara normal tanaman ini ketika panen dapat menghasilkan 30-40 ton dalam luas lahan 1 Hektar. Bahan pangan ini sudah menjadi salah satu bahan utama bagi sebagian besar penduduk makanan Jepang sebagai pengganti beras dan kentang, karena mereka menganggap beras dan kentang banyak mengandung karbohidrat dan gula. 

Berbeda dengan jenis talas (taro) lainnya, talas jepang selain bisa diolah menjadi pagan olahan pengganti kentang dan terigu seperti tart, kue kering, pie atau makanan ringan, talas jenis ini bisa dikonsumsi langsung dalam keadaan mentah, rasanya yang mirip-mirip dengan salak  membuat sebagian orang menyebutnya keladi salak. Kalau anda pernah mencicipi makanan ringan berupa Taro Snack atau pie Genji Taro, itu merupakan contoh dari pangan olahan berbahan dasar satoimo.

Heri Purwanto Bersama Umbi Bibit Satoimo yang Akan disalurkan Ke Petani Satoimo.

Penjelasan lebih lengkap Terkait Cara membedakan talas jepang satoimo dengan jenis talas lainnya , Silahkan disimak pada link tautan dibawah ini :

  1. Video Penjelasan Cara Membedakan Talas Jepang Satoimo dengan Talas Lainnya.Silahkan di CLIK DISINI.
  2. Video cara pembibitan dan penyemaian Talas Jepang Satoimo , Silahkan CLIK DISINI.

INFO LANJUT :
Heri Purwanto - Telp / Wa. 085 330 854216
Lamongan - Jawa Timur.
Chanel Youtube : Petani Agro Mas

Kegiatan Pelatihan Budidaya Talas Jepang Satoimo di Lamongan Jawa Timur.

Kegiatan pelatihan budidaya talas jepang satoimo bersama Gapoktan Desa Sarirejo Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan di Basecamp Agro Mas Nusantara pada Tanggal 26 Desember 2020.

Kegiatan Studi Banding Gapoktan Sarirejo Ke Basecamp Agro Mas Nusantara Lamongan.

Materi Pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan Studi Banding Meliputi :
  1. Mengenal manfaat kandungan satoimo bagi kesehatan manusia.
  2. Mengenal dan memahami potensi - peluang bisnis/ ekonomi dari talas jepang  satoimo.
  3. Teknik budidaya dan perawatan talas jepang satoimo.
  4. Teknik Pembibitan dan persemaian talas jepang satoimo.
  5. Teknik penyiapan lahan budidaya talas jepang satoimo di Kabupaten Lamongan.
  6. Teknik pemanenan talas jepang satoimo.
  7. Hama dan penyakit yang berpotensi menyerang Talas jepang satoimo.
  8. Pengolahan produk dan hasil panen talas jepang satoimo sebagai Bahan pangan Alternatif.
Jawa Pos - Radar Lamongan - 26 Oktober 2020

Untuk Beberapa penjelasan materi pelatihan dan studi banding terkait budidaya talas jepang satoimo bersama Agro Mas Nusantara di Kabupaten Lamongan Propinsi Jawa Timur , silahkan simak penjeleasan lebih lanjut pada link tautan di bawah ini :
  1. Video materi pelatihan dan studi banding budidaya talas jepang satoimo,Silahkan CLIK DISINI.
  2. Materi Pelatihan dan studi banding Budidaya talas jepang satoimo, Silahkan CLIK DISINI.

INFO LEBIH LANJUT :
Agro Mas Nusantara - Heri Purwanto 
Telp / Wa. 085 330 85 4216
Lamongan - Jawa Timur.


Senin, 31 Agustus 2020

Labu Madu ( Butternut Squase ) di Lahan Pekarangan Lamongan Jawa Timur.


Heri Purwanto Bersama Labu Madu di Lahan Pekarangan Lamongan.

Tanaman Labu madu (Curcubita moschata) atau disebut juga dengan butternut Squash, buah yang dikenal di luar negeri dengan nama pumpkin butternut merupakan tanaman berjenis labu yang mulai dikenal di Indonesia. Labu madu berbentuk unik seperti lampu bohlam atau kacang tanah, memiliki citarasa manis dengan tekstur yang lembut. Buah labu madu ini mengandung serat yang tinggi, anti oksidan, beta karoten, vitamin A dan B kompleks. Sehingga sangat baik jika digunakan sebagai  Makanan Pendamping ASI untuk bayi (mpasi). Manfaat itulah yang kemudian membuat buah yang satu ini begitu diminati dan dikonsumsi.

Pangsa pasar dari tanaman labu madu ini terdapat di pasar-pasar eksklusif seperti swalayan  dengan harga yang cukup tinggi. Tingginya harga bukan disebabkan oleh kesulitan dalam budidaya, namun lebih kepada jumlah produk yang masih terbatas di pasaran. Sedangkan permintaan terhadap buah ini relatif cukup tinggi. Selain itu, tingkat kemanisan buah labu madu ini akan semakin meningkat setelah buah disimpan minimal 2 bulan. Teknik budidaya tanaman labumadu / butternut squash ini tergolong mudah, seperti jenis labu atau waluh pada umumnya. Hanya saja bagi yang ingin mendapatkan benih kualitas terbaik bisa menggunakan bibit  impor maupun lokal, karena sekarang sudah tersedia bibit labu madu lokal yang mempunyai kualitas sangat baik tak kalah dengan bibit impor.

Proses Pembungaan Pada Labu Madu di Lamongan
Persiapan Lahan Tanam Langkah pertama yang dilakukan dalam budidaya tanaman labu madu adalah penggemburan tanah, lahan tanam digemburkan  dengan cara mencangkul seluruh lahan pada lokasi tanam yang telah kita tentukan, sebaiknya lokasi tanam dilahan terbuka yang terpapar cahaya matahari sepanjang hari. Setelah lahan digemburkan maka tahapan selanjutnya adalah membuat bedengan, Panjang bedengan di sesuaikan dengan ukuran lahan, dengan lebar bedengan  1 meter dan tinggi 20-40 cm dan jarak antar bedengan 70-100cm. Kemudian setelah itu taburkan secara merata kapur pertanian/dolomit diatas bedengan  (sekitar 10 karung per hektar). Setelah itu taburkan pupuk kandang secara merata diatas bedengan dan aduk /campur hingga rata ( kebutuhan sekitar 8-10 ton perhektar), atau bisa juga pupuk kandang di berikan perlobang tanaman yaitu perlobang sekitar 0,5- 1 kg. Lalu seminggu sebelum di tutup dengan mulsa semprot bedengan yang telah diberi pupuk kandang dengan agen hayati, contohnya seperti EM-4 sesuai dengan dosis yang tertera.

Setelah lahan tanam didiamkan dan dipasang mulsa , buat lobang tanam dengan jarak 50-65 cm antar tanaman , bisa tanam satu baris di tengah tengah bedengan  bisa pula tanam dua baris dengan system jigjag.  Penyemaian Benih Untuk mendapatkan hasil tanaman yang seragam serta adaptasi tanaman yang tinggi saat di pindah ke lahan, maka benih labu madu perlu disemai terlebih dahulu.

Siapkan tanah gembur yang telah di ayak campurkan dengan pupuk kandang atau kompos yang telah diayak pula,aduk hingga merata, kemudian siapkan polibag ukuran kecil diameter 5 cm  yang bagian bawahnya telah diberi lobang atau supaya lebih praktis dan mudah bisa juga menggunakan tray semai. Setelah media tanam dimasukan, siram hingga merata tapi jangan sampai tergenang, kemudian buat lobang tanam dengan kedalaman 0,5-1cm lalu masukan biji labu madu dan tutup kembali dengan tanah yang halus, setelah itu tempatkan persemaian pada lokasi yang terkena intensitas matahari sekitar 50% .atau bisa juga ditempatkan di tempat yang tersinari matahari secara langsung tapi harus memakai naungan dari plastik transparan. Naungan juga berguna apabila terjadi hujan besar tidak merusak bibit di persemaian, tunggu 3-5 hari bibit akan mulai berkecambah, lakukan pemeliharaan rutin seperti penyiraman hingga tanaman berusia 2-3 minggu dan siap dipindah kelahan tanam.

Penanaman Setelah bibit tanaman labu madu berumur 2-3 minggu atau tinggi bibit tanaman sudah mencapai 8-10 cm maka bibit sudah cukup umur untuk dipindahkan ke lahan tanam. Pilih bibit dengan kwalitas vigor yang baik, sehat tidak cacat dan bebas dari hama ,penyakit, lakukan penanaman pada pagi atau sore hari supaya cuaca tidak terlalu panas, buka plastik polibeg yang berisi bibit tnaman labumadu dengan hati hati jangan sampai media tanam nya hancur dan merusak akar tanaman, selanjutnya masukan kelobang tannam yang telah tersedia, lalu tutup dan padatkan hingga bibit tanaman labu madu tumbuh tegak. Apabila dalam jangka waktu 3 hari sampai 1 minggu ada bibit yang mati segera lakukan penyulaman dengan bibit yang baru .

Pemeliharaan Penyiraman Penyiraman dilakukan 1 x 1 hari atau dapat di sesuaikan dengan kondisi cuaca, apabila cuaca kemarau atau  kering tentunya intensitas penyiraman harus ditingkatkan bisa 2 x satu hari , tapi jika cuaca musim penghujan tentunya tidak perlu lagi dilakukan penyiraman. Sebaiknya masa tanam labu madu tidak mendekati musim penghujan karena hal ini akan sangat rentan bagi pertumbuhan labu madu yang akan mengakibatkan busuk pada buah labu madu saat musim hujan Pemupukan.

Pemupukan yang dimaksud disini adalah pemupukan susulan, pemupukan sangat penting karena tanaman membutuhkan banyak unsur hara, karena itu berikan pemupukan yang rutin baik itu menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia.

Pada saat awal pertumbuhan sekitar  10 hst (hari setelah tanam) dapat memberikan pupuk NPK 2-3 gram pertanaman bisa dengan cara dikocor bisa juga dengan cara di tabur disekitar tanaman untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Untuk selanjutnya pemupukan susulan ini bisa dilakukan setiap 2 mimggu atau atau 1 bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK 15-15-15, dengan takaran 1 sendokk makan pupuk NPK dilarutkan pada 5 liter air kemudian dikocorkan 200 mili pertanaman.

Pengajiran Labu madu merupakan tanaman yang tumbuh merambat hingga harus dilakukan pengajiran atau pembuatan para-para agar tanaman bisa tumbuh optimal sesuai dengan yang di kehendaki. Pembuatan ajir dibuat seperti hurup V terbalik, dengan ketinggian antara 170 cm -  200 cm atau bisa juga membuat para-para  sehingga buah labu madu tidak menyentuh tanah, gunakan bambu yang kuat untuk para-para atau ajir sehingga tidak mudah patah , pengajiran sebaiknya dilakukan pada saat usia tanaman 15 hari setelah tanam.

Pemangkasan dan Pengendalian OPT Pemangkasan dan pengendalian opt sangat penting dilakukan agar hasil panen sesuai dengan apa yang diharapkan. Sebaiknya lakukan penyemprotan secara rutin menggunakan pestisida dan fungisida dosis rendah sejak tanaman berumur 1 bulan setelah tanam  hingga menjelang tanaman berbuah, hal ini dimaksudkan untuk mencegah tanaman terserang hama dan penyakit. Hentikan penyemprotan pada saat menjelang panen.

Pemangkasan juga penting dilakukan untuk mencegah daun dan cabang yang tumbuh tak terkendali, kurang efektif dan  supaya tanaman tidak terlalu rimbun agar cahaya matahari mudah masuk.selain itu pemangkasan yang tepat juga bermanfaat agar tanaman lebih cepat menghasilkan bunga dan buah.

Panen Labu madu dapat dipanen setelah mencapai umur 3 bulan / 85-90 hari setelah tanam. Ciri buah yang sudah siap secara fisiologis di panen, tangkai pada pangkal buah sudah berubah warna dari hijau ke coklat dan warna buah sudah  mulai menguning hingga kecoklatan,coklat mengkilap dan pada saat kita pukul buahnya maka akan berbunyi seperti berdenting itu artinya bahwa buah telah siap di panen.


INFO LANJUT :
Heri Purwanto - Telp/ Wa. 085330854216
Lamongan - Jawa Timur.

Sabtu, 09 Mei 2020

Kandungan Gizi Umbi Talas Jepang Satoimo Var Antiquorum.

Talas satoimo (Colocasia esculenta var. antiquorum) dikenal sebagai talas Jepang merupakan anggota famili Araceae (talas-talasan) dan diketahui merupakan tanaman asli India dan Asia Tenggara. Saat ini talas jepang banyak ditumbuhkan di seluruh daratan tropis basah. Talas satoimo berbeda dari talas bogor, karena talas satoimo  memiliki umbi samping (umbi anak dan umbi cucu) berjumlah 5-20 umbi dan besarnya bisa sama dengan umbi bonggolnya, sementara talas bogor  tidak memiliki umbi samping.
Heri Purwanto / Petani Satoimo dari Lamongan Jawa Timur.
Umbi segar talas satoimo merupakan sumber kalori yang tinggi, tetapi kandungan karbohidratnya rendah sehingga dapat dikonsumsi sebagai makanan diet yang juga baik untuk penderita diabetes. Kandungan gizi umbi talas satoimo dan beberapa komoditas pangan lainnya tersaji pada Tabel dibawah ini :

Selain kandungan karbohidrat, talas satoimo merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai anti-aging karena mengandung senyawa polifenol, vitamin C, vitamin A, monogliserida, besi, tannin dan saponin yang berperan dalam menghambat dan memperlambat proses penuaan ( Wang, 1983; Lintner & Sederma, 2015; Sharma & Arvind Sharma, 2012; Kim et al., 2010).
Bentuk Umbi Satoimo Segar yang ada di Lahan Milik Heri / di Lamongan.
Talas satoimo selain dikonsumsi segar, memiliki potensi pengembangan produk olahan dalam bentuk tepung yang digunakan sebagai bahan baku makanan kesehatan, dan industri farmasi. Talas satoimo biasa digunakan sebagai obat dalam mempercepat penyembuhan luka sehingga talas satoimo dianggap memiliki kemampuan untuk meregenerasi sel yang rusak.

Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemasok talas satoimo untuk memenuhi kebutuhan pasar baik lokal maupun potensi untuk pasar eksport. Wilayah Indonesia yang beriklim tropis mempunyai keunggulan dalam hal memperoleh sinar matahari sepanjang tahun, sehingga budidaya talas satoimo dapat dilakukan 2 – 3  kali dalam setahun. Beberapa daerah di Indonesia juga telah mengembangkan talas satoimo sebagai komoditas tanaman unggulan di daerahnya.Salah satu daerah di Jawa Timur tepatnya di Desa Sidomulyo Kecamatan Mantup Kab Lamongan, Heri  seorang petani Desa ,Sejak Tahun 2016 sampai sekarang masih terus mencoba meneliti dan mengembangkan tanaman talas satoimo supaya adaptif di daerah lamongan yang cenderung panas. Di lahan Heri  ini,  tanaman talas satoimo yang biasanya membutuhkan waktu selama 6 bulan untuk bisa dipanen, cukup membutuhkan waktu sekitar 4 – 4,5 bulan dengan hasil umbi perumpun bisa mencapai 2 - 3 Kg. Menurutnya, Ada beberapa triks Nutrisi dan perawatan yang perlu dilakukan supaya dalam waktu yang relatif pendek ( 4 – 4,5 bulan ) tanaman talas satoimo ini bisa tetap menghasilkan umbi panen yang maksimal. Salah satunya adalah penggunaan racikan dan komposisi pupuk yang baik, pengairan dan penyiapan lahan serta pemilihan umbi bibit yang memenuhi syarat sebagai bibit / benih tanaman baru.
Kondisi saat ini di lapangan, panen talas satoimo sebagai umbi konsumsi dilakukan pada umur 5-6 bulan setelah tanam, dengan produktivitas benih satoimo rata-rata 0.5-1.5 kg per tanaman dengan populasi 20,000 sampai 24,000 tanaman per hektar. Penyediaan bibit talas satoimo yang dilakukan selama ini berasal dari pemisahan umbi anak dari hasil budidaya sebelumnya yang digunakan sebagai bahan tanam budidaya selanjutnya. Teknik penyediaan benih/bibit  dengan cara ini memiliki kekurangan, tidak semua umbi dari tanaman yang dipanen dapat dijadikan sebagai sumber bibit / benih, usia umbi beragam, umbi yang akan dijadikan benih harus melalui fase dormansi sebelum digunakan sebagai bahan tanam.
Kemasan Umbi Satoimo yang mayoritas di konsumsi oleh penduduk Jepang.
Harapan kedepannya, dalam budidaya satoimo bukan hanya kita mengejar nilai jual atau ekspornya saja, akan tetapi dengan kandungan gizi yang baik / tinggi dari bahan pangan satoimo ini bisa dimanfaatkan dan dikelola untuk menunjang kesehatan anggota keluarga Indonesia  lebih jauh bisa menunjang ekonomi dan kemandirian keluarga / petani Indonesia.

Untuk gambaran sekilas budidaya dan proses hasil panen talas jepang satoimo yang di budidayakan oleh Heri Purwanto di Lahan Lamongan Jawa Timur. Silahkan Simak /  Kunjungi pada Chanel Youtube " Petani Agro Mas " dibawah ini :
  1. Panen Talas Jepang Satoimo dan Talas Ungu di Lamongan, Silahkan CLIK DISINI.
  2. Panen Talas Jepang Satoimo Umur 4,5 Bulan dengan Hasil Melimpah di Lahan Pekarangan Daerah Lamongan, Silahkan CLIK DISINI.
  3. Proses Panen , Pembersihan, Sortir Umbi bibit dan konsumsi serta peluang usahan dari talas jepang satoimo.Silahkan CLIK DISINI.
Informasi Lanjut :
Hub : Heri Purwanto 
Telp / Wa. 085 330 854 216
Lamongan - Jawa Timur.

Halaman  Blog  https://seleksibenih.blogspot.com
Chanel Youtube : Petani Agro Mas. -- 
Facebook ( 1 ) : Heri Agro Mas 
Facebook ( 2 ) : Heri Agro Mas Lamongan

Minggu, 19 April 2020

Melirik Budidaya Talas Jepang dan Manfaat Daun Talas Bagi Kesehatan.


Talas (Colocasia esculenta) adalah tanaman tropis yang banyak ditanam di Asia Tenggara dan India Selatan, termasuk Indonesia. Mungkin selama ini banyak orang yang hanya menggunakan akarnya (umbi) talas untuk diolah, padahal daunnya pun bisa dimasak.
Heri Purwanto Saat Penanaman Bibit Talas Jepang Satoimo di Lamongan.
Daun Talas yang berbentuk hati dan berwarna hijau tua itu memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. 100 gram daun talas mentah mengandung 85,66 gram air dan 42 kkal (energi). Daun talas juga mengandung protein, total lipid (lemak), karbohidrat, serat makanan, gula, kalsium dan lainnya.

Dilansir dari Boldsky, manfaat kesehatan dari daun talas adalah sebagai berikut:

1. Mencegah kanker

Daun talas merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, antioksidan yang larut dalam air. Vitamin ini memiliki efek antikanker yang kuat yang menghambat pertumbuhan tumor kanker dan menurunkan perkembangan proliferasi sel kanker.

Rabu, 26 Februari 2020

Menjadi Narasumber Pengendalian Hama Tikus Terpadu di Kabupaten Gresik.


TIKUS SAWAH (Rattus argentiventer)

Tikus sawah merupakan hama utama penyebab kerusakan padi di Indonesia. Rata-rata tingkat kerusakan tanaman  padi mencapai  20% per tahun. Serangan tikus sawah terjadi sejak pesemaian h    ingga panen, bahkan dalam gudang penyimpanan padi. Pengendalian tikus sawah relatif lebih sulit karena sifat biologi dan ekologinya yang berbeda dibanding hama padi lainnya.
Heri Purwanto menjadi Narasumber Pengendalian Hama Tikus Terpadu.

1. penanganan terlambat → umumnya pengendalian tikus dilakukan setelah terjadi serangan.
2.   monitoring lemah → sering terjadi ledakan populasi yang tidak diantisipasi sebelumnya sehingga menimbulkan kerugian besar.
3. tidak intensif → alat dan sarana pengendalian terbatas, tidak kompak, dan tidak berkelanjutan.
4.  lebih percaya mitos → akibat tidak diketahui dan belum dipahaminya aspek dinamika populasi tikus.

STRATEGI PENGENDALIAN TIKUS

1.    Kegiatan pengendalian diprioritaskan pada awal musim tanam, dilakukan petani secara bersama-sama dan terkoordinir dalam skala hamparan, intensif, dan berkelanjutan dengan menerapkan kombinasi teknik pengendalian yang sesuai.

Selasa, 28 Januari 2020

Porang , Tanaman Lokal Yang Saat Ini Membuka Peluang Untuk Dapat Uang.


Porang (Amorphophallus oncophyllus Prain) merupakan salah satu jenis tumbuhan umbi-umbian. Tumbuhan ini berupa semak (herba) yang dapat dijumpai tumbuh di daerah tropis dan sub-tropis . Belum banyak dibudidayakan dan ditemukan tumbuh liar di dalam hutan, di bawah rumpun bambu, di tepi sungai dan di lereng gunung (pada tempat yang lembab). Porang dapat tumbuh di bawah naungan, sehingga cocok dikembangkan sebagai tanaman sela di antara jenis tanaman kayu atau pepohonan yang dikelola dengan sistem agroforestry.
Heri Purwanto di Lahan Budidaya Porang di Bawah Naungan.
Budidaya porang merupakan upaya diversifikasi bahan pangan serta penyediaan bahan baku industri yang dapat meningkatkan nilai komoditi ekspor di Indonesia. Komposisi umbi porang bersifat rendah kalori, sehingga dapat berguna sebagai makanan diet yang menyehatkan.

Tumbuhan porang (Amorphophallus oncophyllus Prain) sinonim dengan Amorphophallus muelleri Blume dan Amorphophallus blumei Scott ). Porang dikenal dengan beberapa nama lokal, tergantung pada daerah asalnya seperti acung atau acoan oray (Sunda), kajrong (Nganjuk) .

Kamis, 02 Januari 2020

Dokumentasi Kegiatan Tanam Talas Jepang Satoimo di Daerah Lamongan Jawa Timur Pada Tahun 2019 - 2020 M

Kegiatan Budidaya Tanaman Talas Jepang Satoimo 
di Daerah Kabupaten Lamongan Pada Awal Musim Penghujan
 Pada Bulan Desember 2019.
Lokasi Lahan : Dusun Sembung Desa Sidomulyo Kecamatan Mantup Kab. Lamongan

Heri Purwanto Bersama Bibit Tales Jepang Satoimo Yang Siap Tanam.
Kondisi Talas Jepang Satoimo Yang Siap Tanam di Desa Sidomulyo.

Rabu, 04 September 2019

Pendampingan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari ( KRPL ) di Kabupaten Lamongan Jawa Timur.


P-KRPL adalah program pengembangan komoditi pangan yang berbasis sumber daya lokal, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Heri Purwanto dalam Pendampingan Program KRPL di Kec Babat Lamongan.
Dalam pemberian bantuan KRPL ini, selain untuk memenuhi kegutuhan gizi  dan pangan keluarga, juga dapat menambah penghasilan keluarga. Di mana dari hasil penjualan kelebihan produksi sayur atau hasil ternak bisa memberikan pemasukan. Sehingga diharapkan  Ibu-ibu tidak perlu belanja harian lagi untuk memenuhi kebutuhan harian mereka dan tidak tergantung lagi pada harga pangan yang ada di pasar. Karena sudah tersedia di halaman rumah mereka minimal ketahanan pangan keluarga terpenuhi secara memadai dan sehat karena di kelola dengan cara sehat dan organik bebas dari bahan kimia berbahaya bagi kesehatan.

Urgensi Seleksi Karakter Tanaman Padi Unggul dengan Hasil Panen Yang Memuaskan.


Pemuliaan tanaman merupakan suatu metoda yang secara sistematik merakit keragaman genetik menjadi suatu bentuk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Varietas unggul baik unggul baru maupun unggul lokal, merupakan hasil kegiatan pemuliaan tanaman dan menjadi salah satu teknologi kunci dalam peningkatan hasil padi. Menurut para ahli  peningkatan produksi padi didominasi peranan peningkatan produktivitas (teknologi) sebesar 56,1%, perluasan areal 26,3%, dan 17,6% interaksi antara keduanya. Sementara itu dalam teknologi, peran varietas bersama pupuk dan air terhadap peningkatan produktivitas padi adalah 75%.
Perbedaan IR64 ( Tangan Kanan ) dg Padi Galur Hasil Seleksi ( Tangan Kiri ) Heri Purwanto.
Perakitan varietas secara konvensional memerlukan waktu yang panjang ( lebih dari 5 tahun), apalagi dengan menggunakan berbagai varietas atau tetua yang mempunyai sifat-sifat yang diinginkan. Metode seleksi merupakan proses yang efektif untuk memperoleh sifat sifat yang dianggap sangat penting dan tingkat keberhasilannya tinggi. Menurut Helyanto bahwa apabila suatu karakter memiliki keragaman genetik cukup tinggi, maka keragaman karakter tersebut antar individu dalam populasinya akan tinggi pula, sehingga seleksi akan lebih mudah untuk mendapatkan sifat-sifat yang diinginkan. Oleh sebab itu, informasi keragaman genetik sangat diperlukan untuk memperoleh varietas baru yang diharapkan .

Kamis, 15 Agustus 2019

Produksi Benih Kangkung di Daerah Kabupaten Lamongan Jawa Timur Oleh Petani Lokal.

Benih adalah biji dari suatu tanaman yang telah mendapatkan perlakuan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai bahan tanam. Benih menjadi salah satu input yang penting dalam bidang pertanian. Hal tersebut dikarenakan benih sebagai penentu keberhasilan tanaman dapat tumbuh hingga panen . Sistem produksi pertanian baik untuk memenuhi konsumsi sendiri maupun berorientasi komersial diperlukan adanya ketersediaan benih yang memiliki daya tumbuh tinggi termasuk di Indonesia. Di Indonesia merupakan salah satu negara dengan sektor pertanian sebagai prioritas dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakatnya, sehingga sangat perlu untuk memperhatikan benih yang akan ditanam maupun yang akan di produksi atau di komersialkan. Oleh karena itu kontribusi benih dalam mendorong meningkatkan jumlah dan kualitas produksi pertanian yang mampu dihasilkan menjadi sangat penting.
AREA LAHAN PRODUKSI BENIH KANGKUNG DI MANTUP LAMONGAN.
Benih juga di definisikan sebagai tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan atau mengembangbiakkan tanaman. Benih bermutu memiliki pengertian bahwa benih tersebut varietasnya benar dan murni, mempunyai mutu genetis, mutu fisiologis dan mutu fisik yang tertinggi sesuai dengan mutu standard pada kelasnya. Analisis benih untuk mengetahui kualitas benih tersebut sangat diperlukan. Benih merupakan zat hidup yang selalu melakukan aktivitas fisiologis baik sebelum di tanam maupun pada waktu ditanam, yang pada akhirnya sangat mempengaruhi mutu tanaman yang di hasilkan.

Senin, 05 Agustus 2019

Budidaya Kangkung Darat pada Sawah Tadah Hujan di Daerah Lamongan Jawa Timur.

Heri Purwanto : Budidaya Kangkung Darat pada Bulan Juni - September 2019

Kangkung air merupakan tanaman menetap yang mampu tumbuh dengan baik sepanjang tahun di dataran rendah ataupun di dataran tinggi. Kangkung air dapat dipanen pada umur satu bulan setelah tanam dengan cara memangkas bagian pucuk tanaman. Kangkung darat tumbuh di tanah yang subur yang banyak mengandung bahan organik, pada kangkung darat pemanenan biasanya dilakukan setelah umur 27 hari dengan cara mencabut bersama akarnya. Kangkung darat yang masih muda memiliki batang yang besar, daun yang panjang dan runcing memiliki kualitas pasar yang lebih baik daripada kangkung air dengan batang yang tipis dan daun yang lebar.
Proses pemberian Nutrisi Makro dan Mikro yang Seimbang Pada Kangkung
Tanaman kangkung tergolong jenis sayuran yang sangat populer dalam masyarakat. Tanaman ini berasal dari india yang kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan, Australia dan bagian negara Afrika. Kangkung dapat di tanam di dataran rendah dan dataran tinggi. Kangkung yang dikenal dengan nama latin (Ipomoea reptans ) terdiri dari 2 (dua) varietas, yaitu Kangkung darat (Ipomea reptans) dan kangkung air (Ipomoea aquatica).

Minggu, 26 Mei 2019

Kegiatan Uji Multi Lokasi Tanaman Padi Untuk Menghasilkan Hasil Panen Tinggi Bagi Petani.


Sampel Uji Sertani 9 dari MSP Jatim di Lahan Kec. Mantup Lamongan.
Padi (Oryza sativaL.) adalah salah satu tanaman budidayaterpenting dalam peradabanmanusia.Tanaman ini tersebar luas diberbagai belahan dunia. Produksi padi dunia menempatiurutan ketiga dari semua serealia, setelah jagung dan gandum. Namun demikian, padi merupakan sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia.Tanaman padi dalam sistematika tumbuhan diklasifikasikan ke dalam Divisio : Spermatophyta, Subdivisio: Angiospermae, Class: Monocotyledoneae, Ordo : Poales,Famili : Graminae, Genus : OryzaLinn, Spesies : Oryza sativa L.

Produktivitas tanaman padi dapat ditingkatkan melalui perbaikan lingkungan tumbuh dan genetik.Perbaikan lingkungan tumbuhmeliputi perbaikan fisik dan kimia tanah, mutu benih, ketersediaan air, pengendalian organisme pengganggu tanaman, teknologi panen,dan pascapanen. Perbaikan genetik dapat dilakukan melalui penggunaaan varietas unggul yang dirakit melalui kegiatan pemuliaan tanaman. Tahapan perakitan varietas unggul melalui metode pemuliaan tanaman secara garis besar mencakup tiga tahapanpenting yaitu : membangun keragaman genetik, seleksi, dan uji daya hasil ).

Kamis, 23 Mei 2019

Melihat Budidaya Talas Jepang Satoimo di Lahan Lamongan pada Tahun 2019.

Budidaya Talas Jepang Satoimo di Lahan Lamongan dengan Tanaman Hasil Seleksi Selama 4 Tahun .
Umur Tanaman Kisaran 5 - 6 Bulan Per Tgl : 5 Mei 2019.

Lokasi Lahan : Sembung Desa Sidomulyo Kec. Mantup Lamongan - Jawa Timur.
Area Kebun ( Kebonan : Red Jawa ) dengan Perawatan Semi Organik ( Pupuk Organik Padat dan TSP + NPK Phonska ).
Kondisi Tanaman Satoimo umur 5 Bulan siap Panen.

Rabu, 15 Mei 2019

Cara Menghitung Perkiraan Hasil Panen Tanaman Padi di Lahan Sawah.

Dalam hal budidaya padi, hasil panen yang berlipat ganda dari hitungan normal menjadi impian yang dimiliki oleh petani padi. Mayoritas petani belum menguasai teknik perhitungan dalam budidaya padi yang mereka garap. Selama ini petani melakukan perkiraan produksi hanya dengan pengamatan visual dan penaksiran produksi oleh pemborong yang cenderung memiliki hasil subjektif dan tingkat keakuraatan sangat kecil.

Heri Purwanto di Lahan Pengembangan Padi Galur Unggul di Kabupaten Lamongan - Jawa Timur.
Ada beberapa metode ilmiah yang dapat digunakan untuk melakukan metode perkiraan produksi padi. Kami akan memberikan uraian  metode sederhana yang sering digunakan untuk menentukan dan perkiraan produksi padi.

Rabu, 16 Januari 2019

Pupuk Provibio : Solusi dan Jawaban Pertanian Masa Depan.

Berbagai inovasi dihasilkan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membantu petani. Salah satunya, inovasi pupuk hayati, PROVIBIO IPB karya Peneliti Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB, Prof. Dr. Dwi Andreas Santosa. Inventor yang dikenal dekat petani ini menuturkan PROVIBIO IPB merupakan pupuk hayati terbaik berdasarkan hasil kajian Kementerian Pertanian RI tahun 2011-2013. 
Heri Purwanto Bersama Prof. Andreas Inventor dan Formulator Provibio.
Hasil uji coba skala demplot, demarea dan skala besar di ratusan hektar lahan di Pulau Jawa menunjukkan, PROVIBIO IPB mampu menurunkan penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen tanpa menurunkan hasil panennya. Pupuk ini mampu meningkatkan produksi padi sebesar 1 - 3 ton gabah kering giling per hektar. Selain itu, pupuk ini juga mampu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Mangga Kelapa : Mangga Unggul Warisan Nusantara.

Mangga ini memeiliki bentuk dan ukuran mirip dengan kelapa gading dan berwarna hijau. Mangga yang cukup unik ini panjang tangkai buahnya bisa mencapai 0,5 m, setiap tangakai hanya digantungi dengan satu buah. Mangga ini mampu berbuah sepanjang musim, dan mempunyai berat sekitar 1 kg perbuah. mangga ini istimewa dan cukup langka, tanaman ini diyakini berasal dari Medan dan masih banyak dicari oleh para pcinta tanaman.
Mangga Kelapa Nusantara Yang di Kembangkan Heri Purwanto di Agro Mas.
Mangga ini beratnya dapat mencapai 1 kg. Panjang tangkai buahnya dapat mencapai 0,5 m dan setiap tangkai hanya digantungi satu buah. Mangga yang berukuran istimewa ini diduga berasal dari Medan, Sumatera Utara. Buahnya berbentuk bulat seperti apel dan berwarna hijau. Daging buahnya tebal, teksturnya lunak tak berserat, dan kandungan airnya banyak. Rasanya manis dan segar. Bijinya relatif kecil bila dibandingkan ukuran buahnya. Mangga ini mampu berbuah sepanjang musim. Jenis mangga ini berprospek cukup baik sebagai bahan baku industri pembuatan sari buah atau produk olahan yang lain karena daging buahnya relatif banyak. Sayangnya, mangga ini kurang populer karena termasuk langka.